Pontren MINHAJUT THOLABAH Kembangan Bukateja Purbalingga

Mencetak Generasi yang Islamy, Intelektual, Berakhlaqul karimah dan berwawasan Ahlussunnah Wal Jama'ah

PROFIL MINHAJUT THOLABAH

PROFILE PONDOK PESANTREN MINHAJUT THOLABAH

  1. A.   Letak Geografis

Gerbangku

Pondok Pesantren Minhajut Tholabah terletak di Dukuh Lawigede Desa Kembangan Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga. Meskipun hanya sebuah pedukuhan (gerombol) nama Lawigede cukup terkenal karena keberadaan Pondok Pesantren ini.

Pondok Pesantren Minhajut Tholabah terletak kurang lebih 15 km dari Kabupaten Purbalingga kearah timur, 5 km ke Kecamatan Bukateja dan 2 km kearah Desa Kembangan dan dari jalan raya Kembangan – Karangcengis kearah selatan kira-kira 1 km, disitulah terletak Pondok Pesantren Minhajut Tholabah tepatnya di RT 02 RW 10.

Adapun batas-batas Pondok Pesantren Minhajut Tholabah yaitu :

  1. Sebelah utara berbatasan dengan rumah penduduk
  2. Sebelah timur berbatasan dengan rumah penduduk
  3. Sebelah selatan berbatasan dengan sungai serayu
  4. Sebelah barat  berbatasan dengan rumah penduduk

Keberadaan Pondok Pesantren Minhajut Tholabah yang dipinggir desa ini tepatnya diatas sungai Serayu memberikan keuntungan yang sangat besar bagi pendidikan yaitu santri dapat belajar dengan tenang dan konsentrasi dalam mendalami ilmu. Posisi bangunan rumah Kyai, MTs, Masjid dan Asrama putra dan putri membentuk lingkaran dan gedung MA disebelah timur MTs menghadap utara serta disebelah utara Pondok Pesantren terdapat jalan desa yang sudah diaspal, sehingga mudah untuk dijangkau.

  1. B.   Sejarah Berdiri dan Perkembangan

Perjalanan Pondok Pesantren Minhajut Tholabah dalam sejarahnya dapat diklasifikasikan kepada dua fase yaitu fase rintisan dan fase perkembangan.

  1. 1.    Fase Rintisan

Minhajut Tholabah merupakan sebuah nama Pondok Pesantren yang cukup dikenal diantara pesantern yang ada di Kabupaten Purbalingga. Pondok Pesantren ini terletak di Dukuh Lawigede Desa Kembangan Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah. Didirikan pada tanggal 1 April 1990 oleh seorang pribumi Lawigede yang bernama Muhammad Anwar Idris. Untuk lebih jelasnya, berikut perjalanan fase rintisan berdirinya Pondok Pesantren Lawigede.

Setelah menuntut ilmu (mondok) dengan Kyai Ahmadi Banjarnegara dari tahun 1962 – 1965 kemudian pindah ke Pondok Pesantren Minhajut Thullab Sumber Beras Bayuwangi Jawa Timur yaitu dari tahun 1966 – 1974. di tahun 1974 Beliau mukim (pulang) ke Lawigede,

Berangkat dari sebuah mushala kecil warisan ayahnya, Beliau di samping ingin mengembangkan ilmu yang telah dimilikinya dan melihat khususnya masyarakat Lawigede membutuhkan bimbingan ajaran Islam juga berkat motivasi Ibunya, Beliau merasa berkewajiban untuk membina dan membimbing kepada masyarakat khususnya warga Lawigede dengan ajaran-ajaran Islam.

Melalui mushala kecil itulah, Beliau mulai mengajarkan ajaran-ajaran Islam khususnya pada tingkat anak-anak. Disamping itu, Beliau juga melakukan pembinaan keagamaan ke desa tetangga yaitu Desa  Cipawon, Karanggedang, Penaruban dan Tidu. Beliau juga aktif dalam organisasi kemasyarakatan khususnya Nahdhatul Ulama.

Dari keikhlasan dan ketulusan mengajarkan ajaran-ajaran Islam inilah, namanya mulai terkenal, akhirnya santri dari luar desa mulai berdatangan. Mula-mula para santri bertempat disebagian rumah kyai dan mushala kecil sebagai tempat pengajian.

Pesatnya santri yang datang dari desa tetangga maupun luar kota untuk mengaji dan juga santri desa (kalong) khususnya anak-anak yang semakin meningkat, maka mushala kecil itu tidak bisa menampungnya, akhirnya berkat Kyai Muhammad Anwar Idris berkoordinasi dengan warga sekitar, maka sebagian santri pembelajarannya bertempat dibeberapa rumah penduduk dan sebagian yang lain di mushala.

Tepatnya tanggal 1 April 1990 berdirilah Pondok Pesantren Minhajut Tholabah dan pada perkembangannya, Pondok Pesantren ini mengalami perkembangan yang cukup menggembirakan, baik dilihat secara fisik bangunannya maupun sistem pendidikannya.

Semula sistem pendidikannya hanya bersifat tradisional (hanya sebatas ilmu-ilmu agama dengan metode sorogan dan bandongan) langkah selanjutnya berkembang dengan sistem madrasah yakni dengan memasukan ilmu umum kedalam sistem pendidikan di Pondok Pesantren ini yaitu berdirinya MTs (Madrasah Tsanawiyah) dan MA (Madrasah Aliyah).

  1. 2.    Fase Pengembangan

Pada awal berdirinya yaitu pada tahun 1990 -1994, kemajuan yang terjadi yaitu dibangunnya satu unit madrasah diniyah yang terdiri dari 6 kelas pada tahun 1992, dan ini dilakukan untuk menampung santri dalam belajar, baik santri mukim ataupun kalong. Dan untuk menampung para santri, khususnya santri putri yang semakin banyak maka pada tahun 1993 dibangun dua unit asrama putri yang terdiri dari 12 kamar.

Dalam fase ini sistem pendidikannya disamping juga dengan metode sorogan dan bandongan juga mulai menggunakan sistem klasikal yaitu dengan sistem pengajaran madrasah yang dibagi menjadi 3 kelas yaitu : Awaliyah, Wustha dan Ulya.

Melihat anak-anak usia sekolah lanjutan pertama baik dari masyarakat sekitar maupun anak yang nyantri serta perlunya pembekalan pengetahuan umum bagi santrinya, Beliau mulai merintis dibukanya MTs (Madrasah Tsanawiyah). Tepatnya pada tahun 1994 dengan SK Nomor WK/5.C/PP.003.I/3420/1994. Pada tahun 1997 MTs Minhajut Tholabah untuk yang pertama kalinya berhasil meluluskan 31 siswa. Dan untuk menampung tamatan MTs ini, mulailah dirintis dibukanya Madrasah Aliyah, maka pada tahun 2002 dibuka MA (Madrasah Aliyah) dengan jumlah murid angkatan pertama 32 siswa. Pertimbangan yang mendasari dibukanya jenjang ini adalah untuk menampung anak-anak lulusan MTs/SLTP yang tidak mampu melanjutkan ke luar daerah, karena kemampuan ekonomi orang tua mereka. Oleh Karena itu keberadaan madrasah ini sangat didukung oleh para orang tua santri dan juga masyarakat.

FASILITAS

  1. Perpustakaan yang reprensetatif
  2. Lab. Komputer
  3. Lab. Bahasa
  4. Lab. IPA
  5. Internet Area

Data Terupdate Juli 2012.

PONDOK PESANTREN MINHAJUT THOLABAH

Jumlah santri mukim          : 421

Jumlah santri non mukim : 396

coment......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s