Pontren MINHAJUT THOLABAH Kembangan Bukateja Purbalingga

Mencetak Generasi yang Islamy, Intelektual, Berakhlaqul karimah dan berwawasan Ahlussunnah Wal Jama'ah

Pil-Kaos MTs Minhajut Tholabah

1 Komentar

 Dalam rangka memberikan pembelajaran demokrasi dan pengetahuan dalam berkebangsaan serta mewujudkan kreatifitas peserta didik MTs Minhajut Tholabah yang berkualitas, maka diperlukan ajang yang tepat, guna mengasah kemampuan. Dengan bimbingan Waka Kesiswaan, yakni Bapak Supriyono, S.Pd.I. Pada hari ini Jum’at 21 September 2012 telah diselenggarakan Pemilihan Ketua OSIS (PILKAOS) periode 2012/2013.

Seakan tidak mau kalah dengan pestanya warga Jakarta pada Pilkada putaran ke II kemarin, MTs. Minhajut Tholabah juga menyelenggarakan semeriah mungkin. Yang menarik dari rangkaian PILKAOS di madrasah yang masih berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Minhajut Tholabah adalah pakaian yang di kenakan Bakal Calon (Balon) Ketua OSIS mencontoh gaya Aa Gym lengkap dengan surban dan pecinya dengan tujuan lebih memikat pemilihnya, selain itu tanda calon ketua OSIS yang digunakan adalah berbagai hasil bumi seperti jagung, ketela, kelapa, dan pepaya. Agar para pemilih dengan jelas melihat kelebihan dan kekurangan calon ketua OSIS yang tercermin dari hasil bumi tersebut, maka hasil bumi asli itu di pajang di atas panggung. Ini menarik dan pengalaman yang sangat berharga dimana hampir semua peserta didik belum cukup umur sebagai pemilih di lingkungan masyarakat.

 Tahap pertama, setiap kelas mengirimkan perwakilannya yang akan dijagokan. Oleh panitia seleksi yang terdiri dari pengurus OSIS lama, Balon Ketua OSIS diseleksi berdasar nilai-nilai akhlakul karimahnya. Setelah lolos seleksi tahap awal masih di uji kemampuan berkampanye di atas panggung dengan menyampaikan visi dan misi di depan tim seleksi dan para pemilihnya. Para pendukung meneriakkan yel-yel sebagai panarik para pemilih.

Tibalah saaatnya pemilihan, Balon Ketua OSIS yang diusung antara lain : Isti Rofiqoh (7C), Ridlo Pangestu (7D), M. Nur Shidiq Baariklana (8C), dan Siti Uskhulul (8C). Sebanyak 12 bilik suara telah disiapkan tim seleksi, begitu juga dengan kartu pemungutan suara dilengkapi simbol hasil buminya. Adanya bantuan tim seleksi PILKAOS dengan mengawal siswa-siswi untuk menuju TPS menjadikan mobilisasi para pemilih yang keluar kelas menjadi terkendali dan kegiatan belajarpun masih dapat berjalan lancar walau beberapa menit terganggu dengan proses PILKAOS ini.

Pemungutan selesai, berdasar publikasi hasil quick count, diputuskan pemungutan suara hanya dilaksanakan satu kali putaran saja. Dari jumlah total 359 pemilih, M. Nur Shidiq Baariklana unggul dengan perolehan 198 suara. Ini berkat visi dan misinya yang ingin mewujudkan peserta didik MTs Minhajut Tholabah cerdas, terampil, dan berakhlakul karimah. Ketua OSIS baru yang akrab dipanggil Shidiq itu mengaku bangga dengan terpilihnya menjadi ketua OSIS, dan mengatakan siap menjalankan amanah teman-temanya.

Edi Suyitno, S.E mengatakan ini menjadi bukti bahwa warga MTs Minhajut Tholabah telah mampu mempraktekkan nilai-nilai kebangsaan dalam berdemokrasi. “Dengan demikian, bisa berharap dan membangun sikap optimisme ke depan bahwa proses demokrasi di Indonesia akan beriringan dengan peningkatan wawasan dan sikap kebangsaan seluruh komponen MTs. Minhajut Tholabah” kata Waka Kurikulum itu.

Melihat prosesi PILKAOS di MTs. Minhajut Tholabah, penulis membayangkan seandainya Pilpres 2014 nanti berlangsung tertib dan cerdas sebagaimana PILKAOS di MTs. Minhajut Tholabah, tentunya negeri ini akan terasa nyaman. Dan tampaknya para pendidik di lingkungan madrasah masing-masing perlu mengembangakan karakter peserta didik yang demokratis, saling menghargai, toleran, bertanggung jawab dan karakter positif lainnya melalui kegiatan semacam PILKAOS. Memang ini bukan tugas yang ringan, karena generasi muda telanjur mendapat contoh yang buruk dari pendahulunya. Namun dengan kesabaran dan usaha tanpa menyerah para pendidik, penulis yakin munculnya generasi yang lebih demokratis dan toleran akan semakin berkembang. Dan madrasah sebagai miniatur masyarakat dalam berbangsa dan bernegara tampaknya perlu selalu berusaha terdepan sebagai model percontohan.

“Alhamdulillah anak-anak telah mampu menunjukkan kerja cerdas dan kerja kreatif, semoga ke depan dapat dipertahankan dan ditingkatkan kembali”, pungkas Ibu Romlah, S.H selaku Kepala Madrasah.

Terima kasih, dan semoga bermanfaat.

Penulis: minhajuttholabah

Mencetak generasi yang Islami, Intelektual, berwawasan luas dan Berakhlaqul Karimah serta menanamkan nilai-nilai Ahlussunah Wal Jama'ah

One thought on “Pil-Kaos MTs Minhajut Tholabah

  1. minthol is the bestttttt

coment......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s